Testimoni S Lutena – Testimoni Super Lutein

Berikut ini beberapa testimoni Super lutein atau testimoni S Lutena. Meskipun sebenarnya sudah banyak testimoni yang kita dapat dari pemakai super lutein atau S Lutena…

Testimoni Super Lutein (S Lutena) untuk Terapi Mata Plus: “Selamat tinggal kaca mata ….. “

testimoni super lutein mata plusIbu Ririn dari Surabaya pada tanggal 18 Desember 2011 memberikan kesaksiannya/testimoninya tentang kehebatan S Lutena.“Saya Ririn, berasal darii Surabaya. Saya mengetahui S-Lutena dari internet. Dari searching di internet tersebut saya merasa produk ini sangat bagus dan saya sangat tertarik untuk mencobanya. Namun bagaimanapun karena informasi ini dari internet, saya harus membuktikan sendiri bahwa produk ini ada dan perusahaan ini ada karena itu saya punya niat untuk mendatangi penjualnya untuk sharing tentang produk ini. Malamnya setelah saya sharing tentang super lutein ini, saya langsung minum 3 kapsul lalu esok paginya, siang, dan malam masing-masing 3 kapsul lalu dilanjutkan pada malam harinya pada hari yang kedua. Owh saya infokan terlebih dahulu, saya sebelumnya memakai kaca mata. Tahun lalu (2010) saya +1 kemudian tahun ini meningkat karena saya kalau sudah di depan layar laptop (komputer) itu tidak tahu waktu jadi meningkat 1¼.Setelah 2 hari saya mengkonsumsi S Lutena, setelah itu paginya saya kelupaan tidak pakai kaca mata, yang biasanya remang-remang tidak jelas begitu malam baru keingatan.Lalu saya pakai kaca mata itu namun begitu saya pakai kaca mata sekitar 2 sampai 3menit saya langsung pusing sekali dan perut mual-mual seperti pertama kali kalau kita mencocokkan, atau kalau pakai kaca mata penyesuaian. Kemudian langsung saya lepas kaca mata itu. Dalam batin saya ya sudah selamat tinggal kaca mata ….. “.

Testimoni Super Lutein Luka Diabetes: “Alhamdulillah kaki tidak jadi diamputasi dan mata rabun sudah bisa melihat kembali”

testimoni super lutein naturally plus“Assalamu ‘alaikum wr.wb. Perkenalkan nama saya Neni Salamah. Sebelum mengkonsumsi S-Lutena saya pernah memiliki penyakit diabetes. Cerita sedikit ya pengalaman saya? Setelah saya kena diabet saya di opname sampai sempat mau di potong (diamputasi) kaki saya karena sudah busuk. Namun saya tidak mau. “Lebih baik mati di rumah dari pada kaki saya dipotong”, ucap saya kepada suami saya. “Tolong tebus saya, saya mending mati di rumah saja, pak”, lanjut saya. Jawab suami saya: “Sembuhkan dulu nanti baru kita pulang. “Tidak, tidak, saya nggak mau”, sahut saya kepada suami. Karena saya dengar tetangga saya sebelah yang lain RT itu (panggilannya) Pak Haji itu sangat kaya raya. Pesawat Heli Kopter pun mampu dia beli, namun nyawanya tidak dapat tertolong. Kakinya dipotong karena diabet. Tiga hari dipendam kakinya, lalu menyusul kemudian kaki satunya lagi. Tidak lama kemudian orangnya meninggal, akhirnya jasadnya menyusul, dan dibarengin jadinya sama kakinya.Saya takut dengar itu ya sudah saya minta pulang saja dari rumah sakit. “Pak saya nggak mau, lebih baik saya mati di rumah saja.”Nah setelah itu saya denger ada S Lutena. Sebelum minum ini saya kena diabet itu sudah lari ke mata (glukoma), sehingga rabun, tidak bisa melihat, melihat orang saja kaya kabur. Saya kalau jalan harus merambat-rambat.Setelah saya minum super lutein ini, mata saya bisa melihat lagi dan saya dapat Anda lihat, hari ini bisa datang ke Kantor Naturally Plus (tidak jadi diamputasi dan sembuh dari diabetes). Dan saya sudah ikut bergabung di Naturally Plus. Sekarang semuanya saya makan dan tidak ada pantangan apapun. Terima kasih.”

Testimoni Super lutein: Obat Alergi Bentol-Bentol & Obat Sinusitis: “Alhamdulillah sakit sinusitis selama 23 tahun tidak kambuh lagi …. “

testimoni s lutena naturally plusKesaksian Suami Istri (Bapak Revanol & Ibu Yanti):“Perkenalkan nama saya Revanol Madya, saya bekerja di perusahaan otomotif yang menangani mobil KIA Indonesia.

Pengalaman setelah konsumsi obat S Lutena (Super Lutein), badan saya yang tadinya sering lemas, ya maklum kita bekerja dari pagi sampai malam, setelah mengkonsumsi Super Lutein ini memang kondisinya jauh menjadi lebih baik.

Saya minum malam 2 butir besok paginya saya merasakan badan terasa enak dan stamina saya juga terasa enak.

Selama ini saya juga punya penyakit alergi yang kalau kena udara dingin itu saya tidak kuat seperti orang gatal-gatal kalau orang jawa itu biduran namanya. Nah malamnya saya minum 2 butir terus besok paginya langsung kempes alerginya (bidurannya).”

:: Kesaksian Ibu Yanti: “Assalamu’alaikum wr.wb. Nama saya Fifmiliyanti, saya ini penderita sinusitis akut selama 23 tahun. Dulu waktu saya masih kerja di Rumah Sakit Islam Jakarta, dokter menyarankan untuk operasi sinusitis tapi saya tahu sinusitis ini kalau dioperasi akan kambuh lagi. Jadi saya tidak mau operasi.

Setelah saya mengkonsumsi S Lutena, meski belum begitu lama mengkonsumsi alhamdulillah dalam jangka waktu 2 bulan ini saya belum pernah mengalami terserang sinusitis lagi.

Biasanya kalau saya flu sedikit, hidung saya langsung mampet. Setelah itu langsung pusing banget tapi alhamdulillah sudah 2 bulan ini saya merasa fit banget.”

Terapi Penyempitan Pembuluh Darah, Kanker Anus, Kanker Otak & Benjolan di Tulang Belakang: Pengalaman dr. Iwan

testimoni s-lutenaPengalaman Dokter Iwan Menangani Pasien Dengan S Lutena:Acara Natural Info Tim XLER8 System di Kantor Naturally Plus hari Selasa 6 Maret 2012 dimeriahkan oleh beberapa testimoni.

Salah satunya testimoni dari seorang dokter yang biasa buka praktek di daerah Pamulang Tangerang. Beliau adalah dr. Iwan. Berikut pengalaman beliau dalam menangani pasien menggunakan produk S Lutena (Super Lutein):

1. Pasien Sakit Jantung (Penyempitan Pembuluh Darah):

Saya punya pasien, seorang jendral bintang 1. Beliau mengalami keluhan penyempitan pembuluh darah. Saya tawarkan untuk konsumsi S Lutena.

Dia tanya, “Pak dokter, apa produk ini bisa untuk penyakit jantung?” Saya jawab: “Bisa pak.”
Saat itu pembuluh darahnya di jantung tinggal kira-kira 17% satunya tinggal 20%.

Dia bilang, “Pak dokter, saya tinggal punya waktu 5 hari lagi. Karena 5 hari lagi saya harus ke Rumah Sakit Harapan Kita. Kalau tetap seperti itu, maka saya harus dibuka. Satunya ada yang buntu blok, jadi bukan dipasang ring, tapi dibuka.

“Pak dokter berani berapa hari?” Tanya pasien itu.

“Tiga hari.” Jawab saya. “Tapi hari pertama ada reaksi obat. Jadi jangan panik, biasanya sakit-sakit, pusing, atau mual-mual.”

Lalu pasien saya beli 1 botol, konsumsi 3×2 kapsul sehari. Hari pertama sakit semua badannya, hari kedua sudah tidak sakit lagi. Hari kelima dia periksa di RS. Harapan Kita. Setelah diperiksa ternyata ada peningkatan. Yang tadinya 17% menjadi 20%, dan yang tadinya 20% juga meningkat.

Di rumah sakit Harapan Kita pasien saya ini berkenalan dengan penderita yang sama. Dia bercerita sekarang kondisinya membaik setelah konsumsi S Lutena. Bahkan hasil pemeriksaan terakhir mengalami peningkatan. Lalu dia tunjukkan botolnya. Akhirnya dia ikut beli juga.

2. Penderita Kanker Anus (Rektum):

Ada sesorang kena kanker anus. Sudah keluar benjolan di anus. Dia duduknya tidak bisa tegak. Hanya bisa miring. Setelah diperiksa MRI ternyata dia menderita kanker rektum, yaitu golongan usus yang dekat anus.

Dia hampir dikemoterapi. Totalnya 4 paket. Satu paket biayanya Rp. 20 juta. Jadi totalnya Rp. 80 juta. Lalu tanya ke saya, “Pak dokter, produk ini (S Lutena) bisa nggak mengobati sakit saya. Saya bilang bisa. Lalu minum dengan dosis 3×3.

Hari ketiga sakitnya hilang. Padahal biasanya sehari minum ponstan 3×2. Tetapi itu tidak menyelesaikan masalah. Dia sudah 3 bulan non aktif dari kantornya.

Sekarang dia sudah konsumsi botol ketiga, dan keterangannya: “Pak Dokter, benjolannya sudah masuk”. Saya bilang, “itu bukan masuk, tetapi mengecil.”

3. Penderita Kanker Otak:

Ada seorang pasien, dia sudah 3 tahun terkapar (terbaring), tidak bisa bergerak kecuali kepala saja. Saya cek, saya lihat hasil scannya, ternyata ada kanker/tumor di otaknya. Lalu saya kasih minum 3×3 kapsul sehari. Apa yang terjadi? Yang tadinya tangan tidak bisa bergerak, sekarang sudah bisa, demikian pula dengan kakinya. Dan yang paling penting adalah kankernya mulai mengecil.

4. Penderita Benjolan di Tulang Belakang:

Suatu hari ada seorang pejabat cari-cari saya. Ternyata anaknya yang seorang dokter perempuan tengah sakit tidak sembuh-sembuh. Sudah dibawa ke rumah sakit Siloam, ternyata tidak ada keluhan. Sampai-sampai dibawa ke dukun. Katanya keluarnya paku. Saya bilang, wah, ini kalau keluarnya becak pun nggak bakal sembuh…..

Setelah saya periksa, ternyata di tulang belakang ada benjolan. Saya bilang, ini bisa pak diobati dengan S Lutena. Lalu konsumsi dengan dosis 3×2. Besoknya saya lewat, ibunya bilang, “Pak dokter, bapak luar biasa. Sekarang anak saya sudah bisa jalan…..”

Retina Mata Putus, Sembuh Tanpa Dioperasi: “Tante saya retina matanya putus, jika tidak operasi maka akan buta …”

testimoni s lutena retina putusAssalamu’alaikum wr wb…… Perkenalkan nama saya Gamar, usia 32 tahun kebetulan kalau pengalaman pribadi sih sudah sering ya, nah ini yang akan saya sharing adalah pengalaman tante saya sendiri.Jadi beliau itu retina matanya sudah putus dan tidak ada jalan lain kata dokter harus dioperasi. Dia sudah konsultasi ke beberapa dokter mata dan terakhir dia konsultasi di Rumah Sakit Mata Pusat AINI dan kata dokter itu, ibu akan lebih parah kalau tidak dioperasi. Ibu seminggu atau 2 minggu lagi akan mengalami buta.

Jadi tidak ada jalan lain lagi kecuali harus dioperasi. Dan untuk operasi tante saya harus menyiapkan dana Rp. 35 juta.

Tetapi dokter tidak menjamin bahwasanya setelah operasi akan sembuh total. Karena nanti akan ada operasi kedua dan bahkan seumur hidupnya dia akan operasi terus.

Dan alhamdulillah begitu kami perkenalkan dengan Super Lutena (SLutena) dan kami ajak ke pertemuan presentasi seperti ini, beliau langsung yakin hari itu juga beliau gabung.

Alhamdulillah perkembangannya luar biasa. Tadinya saya memperkirakan itu ada perubahan sekitar 3 bulan setelah konsumsi. Ternyata 3 hari minum beliau telpon saya jika sudah mulai melihat.

Padahal tadinya jika melihat ke atas itu terang kalau ke bawah gelap. Jadi pandangannya itu separoh ke bawah gelap sedangkan ke atas terang.

Nah setelah 3 hari dia konsumsi S Lutena dengan cara minum 4 kapsul pada pagi hari dan 4 kapsul pada malam hari, maka pada hari ketiganya beliau laporan ke saya yang tadinya gelap sudah mulai berair dan mulai terang.

Itu efek pertama yang dia rasakan dan sudah mulai berbayang penglihatannya, selanjutnya dia minum 4 sampai 5 botol, sekarang sudah tidak pesan lagi karena sudah sembuh.

Bayangkan, tadinya dia harus operasi dalam waktu seminggu lagi, kalau dia tidak operasi itu dia akan buta. Tetapi sekarang alhamdulillah dia sudah sembuh. Padahal hanya dengan 4 atau 5 botol.

Bayangkan jika dia harus operasi mata dengan biaya Rp. 35 juta sekali operasi, itupun tidak ada jaminan sembuh. Sementara hanya dengan 4 atau 5 botol beliau sudah pulih seperti sedia kala.”

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.